WORKSHOP SABLON

“Mengembangkan Generasi Muda yang Mandiri dan Kreatif”

7 Agustus 2019, KKN PAR Kelompok 8 Desa Arenan melangsungkan kegiatan workshop sablon yang mengusung tema  “Mengembangkn Generasi Muda yang Mandiri dan Kreatif” yang merupakan bagian dari program kerja divisi ekonomi kelompok 8. Kegiatan tersebut dilangsungkan di Balai Desa Arenan dan dilaksanakan pada pukul 20:30 WIB. Acara ini melibatkan banyak kawula muda di desa Arenan mulai dari karang taruna, kopi darat, dan masyarakat secara umum.

Workshop sablon yang diadakan tadi malam diisi oleh pemateri ananda Atiq Fauzi yang merupakan mahasiswa IAIN Purwokerto yang memiliki bakat luar biasa dalam bidang per sablonan. Bisnis sablon di Indonesia merupakan bisnis yang paling merebak sangat cepat dikalangan muda, sebab dengan modal yang minim namun dapat menghasilkan omset yang begitu besar.

Pemateri mengajarkan tentang bagaimana proses sablon secara manual yang merupakan salah satu teknik menyablon yang masih banyak digunakan hingga saat ini. Peralatan yang digunakan dalam teknik menyablon manual juga tidak banyak, seperti kaos sebagai media sablon, papan tripleks, screen, rakel yang telah terpasang  pada pegangan rakel, tinta sablon, lakban, beberapa lembar plastik dan kain perca berbahan katun. Dibutuhkan juga air yang berguna untuk mengeringkan sisi tinta.

Beberapa langkah dalam proses mencetak yang sering diterapkan dalam proses menyablon secara manual, yaitu pertama siapkan kaos yang akan disablon, kemudian masukkan tatakan tripleks ke bagian dalam kaos. Tujuannya agar tinta tidak tembus kebagian belakang. Juga berfungsi agar posisi kaos lebih stabil saat sedang disablon. Berikutnya taruhlah screen atau kasa sablon dipermukaan kaos. Kita bisa mengatur posisi gambar yang disesuaikan dengan rancangan. Jika akan menyablon teks atau gambar yang warnanya melebihi satu, sebaiknya antara teks atau gambar harus menutupi teks atau gambar lainnya dengan plastik dengan bantuan lakban. Selanjutnya atur posisi screen berdasarkan rancangan gambar tersebut.  Kemudian tuang tinta dipinggir teks atau gambar disisi atas dengan menghadap objek teks atau gambar itu. Kemudian tariklah cat sablon ke arah bawah menggunkan rakel bertekanan rata dengan sekali tarikan saja. Jika hanya menyablon satu warna saja, teknik ini dianggap selesai. Kita bisa melihat hasil sablon yang telah dibuat dengan mengangkat bagian kerangka screen secara perlahan. Kemudian keringkan kaos tersebut. Apabila kita ingin menambahkan lebih dari satu warna maka lanjutkan dengan membersihkan tinta yang melekat pada rangka. Lalu menyiapkan teks atau gambar pada bidang selanjutnya dan tutupilah bagian lainnya menggunakan selotip dan plastik. Taruhlah kaos yang sudah disablon warna pertama pada meja yang telah disiapkan. Supaya hasilnya bagus, maka penempatan screen harus diatur dengan baik.

Setelah proses menyablon telah selesai dalam sablon manual, langkah selanjutnya adalah proses pengeringan dengan cara drying yang mengandalkan sinar matahari. Bisa juga dengan memakai blower, kipas angin atau yang lainnya. Kebetulan alat pengering yang kami gunakan dalam acara tadi malam adalah hair dryer. Proses curing juga bisa dilakukan dengan menggunakan mesin flash heater atau mesin conveyer. Proses pengopenan atau burning juga bisa dilakukan. Tujuannya agar tinta bisa mencapai titik pengeringan yang optimal.

IMG-20190808-WA0007IMG-20190808-WA0007