Remaja di Desa Arenan  menekuni kerajinan wayang kulit

Demi melestarikan seni wayang kulit yang belakangan mulai terpinggirkan dengan deras nya arus globalisasi, ternyata masih ada seorang remaja di Desa Arenan  menekuni kerajinan wayang kulit .
62112222_483888625714782_6061952360953937920_n

Remaja tersebut bernama Pandu Abimayu Puspandanu yang merupakan putra dari bapak siswoyo ( Kepala Dusun 3 ) yang beralamat di Arenan RT 01 RW 06   Pandu Abimayu Puspandanu yang masih berusia 14 tahun dan masih belajar di SMP N 2 Kaligondang sudah tertarik seni wayang dan  belajar secara otodidak dan untuk menambah pengalaman Pandu Abimayu Puspandanu belajar juga di kalibinong bukateja. Mungkin darah seni turun dari ayahnya yang juga merupakan dalang wayang kulit.


karya dari Pandu Abimayu Puspandanu yaitu lukisan wayang, wayang karton juga wayang kulit sudah tergolong baik , Bahkan beberapa karyanya  sudah di pesan beberapa dalang lokal desa arenan juga ada yang dari luar dari Desa Arenan

Dari hobi seninya Pandu Abimayu Puspandanu sudah memperoleh pendapatan yang lumayan karena untuk  lukisan wayang di hargai Rp. 65rb / lembar, wayang karton Rp. 150rb / wayang dan untuk wayang kulit Rp. 600-1jt / wayang