Padukuhan di Desa Arenan

Dukuh Kalibenda

Dukuh Kalibenda terletak di dusun 3 desa arenan, kenapa di namai kali benda karena di lokasi ini terdapat kali yang di atasanya banyak tumbuh pohon benda, hingga komplek ini di sebut kali benda

Dukuh Cilwek

Dukuh Cilwek merupakan komplek dusun 3 yang terletak di bagian utara barat daya, kenapa di namai cilwek karena terletak di ujung sendiri, dalam bahasa jawa itu mencil dewek, karena itu di sebut cilwek (mencil dewek)

Dukuh Si Panjer

Dukuh Si Panjer adaah komplek di dusun 2 desa arenan, kenapa di namai si panjer konon cerita sewaktu masa pemerintahan adipati singa yuda, ada gembong penjahat bernama pertymasa yang memiliki ilmu rawarontek, yang ilmu tersebut jika orang itu di potong potong maka bagiat tubuh itu akan menyatu lagi dan hidup kembali, oleh karena itu di lakukan secara tak tik tipu muslihat bersama sodara kandung penjahat itu yang sekaligus istri dari adipati singa yuda yang bernama pretywati, karena jebakan itu penjahat bernama pretimasa berhasil di ringkus dan di potong potong dan di kubur menjadi 5 bagian berbatasan dengan sungai agar tidak kembali hidup, salah satu bagianya yaitu bagian kepala pretymasa di makamkan di daerah ini, hingga daerah ini di namai dengan si panjer karena kejadian tersebut

Dukuh Kalimenur

Dukuh Kalimenur terletak di dusun 4 desa arenan, di sini terdapat cerita mistis tentang pernikahan yang harus memberi kudangan berupa ikan mangut kembar dan Jenang di taburi bekatul, jika hal ini tidak di laksanakan maka akan terjadi kesurupan di wilayah ini, juga akan terjadi wabah penyakit, konon berawal dari cerita nenek luweng dan kakek luweng yang dulu kedua orang ini melakukan tapa selama 40 hari tidak makan tidak minum, setelah selesai tapa tersebut kedua orang ini merasa lapar, pada saat itu cuma ada ikan mangut kembar dan jenang yang di taburi bekatul, hingga nenek luweng dan kakek luweng berkata warga kalimenur jika ada acara hajat pernikahan harus ada kudangan ikan mangut kembar dan jenang bekatul kalau ingin tidak terjadi mlapetaka, kisah ini sudah menjadi warisan turun menurun di komplek dusun kalimenur / dusun 4

Dukuh Sambeng

Dukuh Sambeng Merupakan salah satu komplek di dusun 2 desa arenan, mungkin komplek ini adalah komplek yang paling terkenal karena dulu di tempat ini adalah pasar rakyat, pedagang dan pembeli di dalam pasar Sambeng bukan dari warga arenan saja namun dari bobotsari,bojongsari,karanganyar,karangmoncol,kejobong dan lainya, bukan hanya satu hari mereka berdagang karena ada yang samapi 1 minggu di pasar sambeng, dari cerita seorang kakek gunung malang ( sebuah dusun di lereng gunung slamet) desa serang menceritakan, dulu dia membawa barang dagangan dengan cara di pikul dan jalan dari gunung malang ke arenan, mungkin sejauh lebih dari 40Km, dia baru kembali setelah 3 hari, sambeng juga merupakan asal mula nama desa arenan, yang aslinya sebenarnya arengan, di sambeng konong terdapat lokasi pembakaran manusia jahat yang membuat onar di desa arenan, pembakaran tersebut hingga menjadi areng, maka desa ini de sebut arengan namun sekarang menjadi arenan, lokasi pembakaran tersebut terletak di sebelah barat SDN 1 Arenan, dan lokasi pasarnya adalah tepat di Lokasi SDN 1 Arenan